TOT ETOS KERJA KRISTIANI PELAYAN HKBP ANGKATAN PERTAMA

Huria Kristen Batak Protestan melakukan Pelatihan ToT (Training of Trainer) Etos Kerja Kristiani angkatan Pertama, pada tanggal 11-15 Nopember 2013 bertempat di Palm Hotel, Pematangsiantar. Angkatan pertama ini diikuti oleh 23 orang Pelayan HKBP. Pelatihan ini merupakan kerjasama HKBP melalui Biro Pembinaan dengan Institut Mahardika milik Bapak Jansen Sinamo yang dianugerahi sebagai Bapak Etos Bangsa.

Dalam pelatihan ini, Bapak Jansen Sinamo memberikan pembekalan akan latar belakang pemikirannya tentang gagasan Etos dan memaparkan 8 Etos Kerja yang dituangkan dalam beberapa Buku: 8 Etos Professional, 8 Etos Keguruan, Theologi Kerja dan Etos Kerja Kristiani. Bagi Jansen Sinamo ke 8 Etos Kerja ini merupakan bagian yang melekat pada profesi Pendeta, karena delapan etos ini digali dan terinspirasi dari Alkitab.

Dalam Pelatihan ini masing-masing peserta mendapat Delapan Buku karya Bapak Jansen Sinamo dan Setifikat Guru Etos  dari Institut Mahardika. Sertifikasi guru etos ini merupakan kerinduan Bpk Jansen Sinamo agar lebih banyak dari berbagai lapisan masyarakat Indonesia menjadi pelaku dan guru-guru etos di lingkungan pelayanan masing-masing. Dalam harapan yang lebih besar adalah menjadi inspirator, inisiator dan motivator etos dalam berbagai bidang profesi.

Kedelapan Etos Kerja yang dikembangkan oleh Jansen Sinamo adalah didasarkan pada pemahaman dasar bahwa Allah adalah sang Pekerja. Hal itu kita temukan pada awal alkitab, disebutkan: “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi” (Kej 1:1). Dengan demikian Alkitab adalah dimulai dengan kata kerja yaitu menciptakan. Hal yang menakjubkan menurut buku ini juga bahwa Jansen Sinamo mengutip: “Yesus berkata: Bapa-Ku bekerja hingga sekarang, maka Aku pun bekerja juga” (Joh 5:17). Dalam pengertian yang lebih luar bahwa kita memahami Alkitab adalah kisah perbuatan Allah atas dunia dan segala isinya termasuk manusia. Dengan demikian menurut Alkitab kerja hakekat Allah. Respon manusia yang memercayai Allah sebagai sang pekerja manusia bekerja karena manusia diciptakan segambar dengan Allah. Manusia dalam seluruh aktivitasnya yang dinamai sebagai kerja perlu memiliki etos, sehingga melalui etos kerja kerajaan Allah semakin nyata di dunia.

# Etos 1: Kerja adalah Rahmat dan belas kasihan

# Etos 2: Kerja adalah Amanah

# Etos 3: Kerja adalah Panggilan

# Etos 4: Kerja adalah Aktualisasi

Etos 5: Kerja adalah Ibadah

Etos 6: Kerja adalah Seni

Etos 7: Kerja adalah Kehormatan

Etos 8: Kerja adalah Pelayanan

Dalam pelatihan ini Ompui Ephorus menekankan kepada peserta agar menggali ilmu yang sebanyak-banyaknya dari berbagai displin ilmu karena itu sangat berguna bagi pelayanan kita. Kedua, setiap pelayan HKBP memiliki karakter dalam pelayanan. Karakter terlahir dari ilmu yang digeluti, kebiasaaan dan pelatihan. Karakter seseorang bisa diraih melalui kebiasaan. Kebiasaan yang positip akan melahirkan karakter positip bagi diri dan pelayanan kita. Ketiga, ompui Ephorus menawarkan 7 hal untuk menjadi meraih pelayanan yang unggul yaitu: jati diri jelas, semangat tinggi, wawasan luas, pengendalian diri, dapat membaca situasi, persuasif – bersahabat dan solider. Pelayanan yang unggul ini tentu dihasilkan oleh karakter yang unggul, yaitu: berpikir positip, tangguh menghadapi permasalahan, memiliki kesabaran, kerendahan hati, menjadi problem solve, memiliki kemampuan bekerjasama dalam mencapai tujuan. Apa yang disampaikan oleh Ephorus merupakan hal mendasar dalam membentuk etos kerja seorang pelayan.

Kesan semua peserta atas pelatihan Guru Etos ini, cukup mengesankan apalagi materi pelatihan yang disajikan cukup baik, baik dalam bentuk buku dan presentasi. Pelatihan ini sengaja dirancang oleh Biro Pembinaan dan Bapak Jansen Sinamo untuk mengembangkan kapasitas pelayan HKBP sekaligus menjadi motivator etos kerja di lingkungan pelayanan masing-masing.

Pelatihan ini ditutup oleh Bapak Kepala Departemen Koinonia, Pdt. Welman Tampubolon, STh dengan memberikan beberapa catatan akan tantangan yang dihadapi oleh HKBP ke depan bukan dari luar namun dari diri pelayan iu sendiri yang semakin banyak disoroti oleh jemaat baik citra diri, integritas dan etos kerjanya. Selain itu dalam sambutan akhirnya Kadep Koinonia menurunkan pengalamannya mengikuti Sidang Raya WCC di Busan, Korea. Kagum dan luar biasa kemajuan Korea tentu semua itu terlahir dari etos kerja mereka. Kadep Koinonia mengharapkan bahwa pelayan HKBP yang telah menerima pelatihan Etos ini dapat berkontribusi banyak dalam mengembangkan pelayan HKBP ke depan. Pdt. Nekson Simanjuntak, M.Th. Ka. Biro Pembinaan HKBP

Sumber : http://hkbp.or.id/tot-etos-kerja-kristiani-pelayan-hkbp-angkatan-pertama/

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply