RAPAT PENDETA DISTRIK I TABAGSEL – SUMBAR & RAPAT PENDETA DISTRIK IX SIBOLGA – TAPTENG – NIAS BERLANGSUNG DI SAMOSIR

Ketua Rapat Pendeta : “Hidup harmoni dan menjadi berkat”

Samosir, (07/07/2013)

Dua kegiatan Rapat Pendeta Distrik berlangsung di Samosir, yakni Rapat Pendeta Distrik I Tabagsel – Sumbar berlangsung di Sanggam Ambarita Hotel 5 – 7 Agustus 2013 diikuti 29 orang Pendeta dan Rapat Pendeta Distrik IX Sibolga – Tapteng – Nias berlangsung di Sopo Toba Hotel 6 – 8 Agustus 2013 diikuti 42 Pendeta, yang mengambil Thema : HKBP menjadi berkat bagi dunia (lih. Kej. 12 : 2) dan Sub. Thema : HKBP Mengembangkan pelayanan dengan pilar pembaharuan, perdamaian dan pemberdayaan di tengah-tengah masyarakat majemuk.

Ompui Ephorus HKBP Pdt. W.T.P. Simarmata, MA yang dalam hal ini sebagai Ketua Rapat Pendeta (KRP) HKBP diundang kedua Distrik tersebut dalam menyampaikan ceramah Thema : “HKBP menjadi berkat bagi dunia” (Lih. Kej. 12 : 2). Dalam ceramahnya Ketua Rapat Pendeta HKBP Pdt. W.T.P. Simarmata, MA yang dimoderatori Pdt. Elisa Y.M. Simaebang, STh menyampaikan bahwa para Pendeta HKBP sudah semestinya bersama-sama menopang untuk menjadi berkat bagi dunia. Menjadi berkat itu sudah lama dan sejak dulu bagi gereja HKBP, sudah sejak tahun 1861. Para pendeta HKBP akan terus bertumbuh dan mampu mengambil perannya dalam setiap pelayanannya. Kita mengetahui bahwa gereja-gereja yang didirikan oleh Paulus sudah tidak ada lagi karena tidak ada pewarisan. Kita “dipatau” Tuhan Allah untuk mengemban tugas ini, makanya mesti amat baik. Pewarisan ini penting dan terus dilakukan, memberangkatkan anak-anak kita, orang-orang muda melanjutkan pelayanan HKBP semakin meningkat. Pendeta HKBP menjadi berkat , adalah penting karena esensi tohonan HKBP itu adalah pemberian Tuhan, anugerah Tuhan, it’s a gift. Tidak ada seorangpun Pendeta yang mencapai tohonan itu jika Tuhan tidak memberi. Karenanya khotbah Pendeta tidak boleh mengecam siapapun. Pada saat Kependetaan sedang dikritisi oleh masyarakat, maka apa yang boleh kita lakukan ? mengurangi atau menambah kecaman lagi ? ini perlu untuk kita gumuli dan jawab.

Ketua Rapat Pendeta yang tampil komunikatif dan familiar juga menyebutkan bahwa Visi HKBP adalah Dialogis, Inklusive dan terbuka, dan Visi antara adalah HKBP menjadi berkat bagi dunia. Ketua Rapat Pendeta mengajak Mari terus kita Pendeta untuk Hidup Harmoni Dan Menjadi Berkat. Untuk menyikapi banyak hal kita memang harus teologis.

Praeses Distrik I Tabagsel – Sumbar Pdt. Sunggul Sirait, STh, MM dan Praeses distrik IX Sibolga – Tapteng – Nias Pdt. Martunas Manullang, MTh dengan semangat berusaha untuk menjadikan Rapat Pendeta Distrik ini menggumuli banyak hal untuk kemajuan pelayanan para Pendeta HKBP sehingga HKBP menjadi berkat bagi dunia. Selamat mengikuti rapat. (bin2/jona)

Sumber : http://hkbp.or.id/rapat-pendeta-distrik-i-tabagsel-sumbar-rapat-pendeta-distrik-ix-sibolga-tapteng-nias-berlangsung-di-samosir/

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *