PESTA PEMBANGUNAN HKBP TIGARAKSA RESS. PERUMNAS TANGERANG

Minggu, (28/7) bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Tangerang, HKBP Tigaraksa Kota melaksanakan Pesta Pembangunan dengan tujuan penggalangan dana untuk pembelian lahan pertapakan gereja HKBP Tigaraksa Kota, Resort Perumnas Tangerang, Distrik XXI Banten. Acara tersebut di hadiri oleh sekitar 800 orang jemaat termasuk para undangan yang memenuhi ruangan Gedung GSG Pemkab Tangerang tersebut.

Acara diawali dengan Kebaktian minggu yang berlangsung dengan hikmat, dipimpin oleh Pdt. Abdul Simanjuntak (Pendeta Resort HKBP Perumnas Tangerang) sebagai liturgis, Pdt. Bintang Siregar, STh (Uluan Huria HKBP Tigaraksa) sebagai pembaca warta jemaat dan Khotbah disampaikan oleh Praeses HKBP Distrik XXI Banten Pdt. Patar S Napitupulu, MMin.

Uluan huria HKBP Tigaraksa Kota, Pdt. Bintang Siregar, STh membacakan warta jemaat sekaligus menyampaikan ucapan selamat datang kepada para undangan baik pribadi maupun undangan gereja yang hadir seperti HKBP Perumnas Tangerang, HKBP Citra raya, HKBP Adiyasa dan HKBP Jatiwaringin. Selesai warta jemaat dilanjutkan dengan Laporan Panitia Pesta Pembangunan yang disampaikan oleh Gunung Eliatas Sitorus selaku Wakil Ketua Panitia Pesta.

Praeses HKBP Distrik XXI Banten, Pdt. Patar S Napitupulu, MMin dalam khotbahnya yang diambil dari Lukas 10 :25-37, mengatakan bahwa apa yang terjadi dalam nas ini, yaitu perumpamaan tentang orang Samaria yang baik hati, sering juga terjadi dalam kehidupan kita saat ini. Kepedulian terhadap sesama seringkali dilakukan hanya jika ada hubungan emosional, pribadi dan keluarga, sehingga kita enggan untuk peduli terhadap orang lain yang tidak kita kenal. Misalnya jika ada orang yang tidak kita kenal membutuhkan pertolongan karena kecelakaan di jalan, kita sering enggan untuk membantu dengan berbagai alasan seperti : takut terlambat kerja,  tidak mau terlibat sebagai saksi, tidak mau repot, dll.

“Untuk itulah pertanyaan ahli Taurat tentang siapakah yang bisa disebut sesama kita, harus kita renungkan kembali dengan benar, sehingga kita bisa menata ulang hubungan kita dengan orang-orang di sekitar kita, yang mungkin tidak satu gereja dengan kita, tidak satu suku dengan kita, bahkan dengan orang yang tidak seiman dengan kita”, tuturnya.

Lebih jauh dikatakan bahwa kita (termasuk gereja) seringkali hanya menempatkan dirinya sebagai objek yang harus dibantu, dan orang lain menjadi subjek yang harus membantu. Namun idealnya, Gereja harus bertindak sebagai subjek untuk memberikan pelayanan terhadap orang-orang dan lingkungan sekitarnya, sesuai dengan tema besar HKBP “menjadi berkat bagi dunia”.

Kebaktian ini juga diisi dengan persembahan koor dari PS. Gabungan HKBP Tigaraksa yang menyanyikan lagu “Huria Na Huhaholongi Hami”, kemudian PS. Jerikho HKBP Perumnas Tangerang, PS. HKBP Adiyasa, PS. Wijk 8 dan PS. Estomihi dari HKBP Jatiwaringin.

Usai kebaktian acara dilanjutkan dengan Pesta Pembangunan dan penggalangan dana yang dipandu oleh MC, St. UTM Nainggolan. Mengawali Pesta, Ketua Pembangunan HKBP Tigaraksa Kota, Santun M Siregar, SH, MH mengatakan bahwa saat ini tempat Ibadah HKBP Tigaraksa Kota menempati 2 unit Ruko di Perum PWS Tigaraksa, yang  HGB (Hak Guna Bangunan) nya akan berakhir tahun 2018. Sesuai dengan rencana pengembangan tata kota Tigaraksa sebagai ibukota kabupaten Tangerang, telah diinformasikan bahwa HGB bangunan Ruko tersebut tidak bisa lagi diperpanjang, karena akan ditata ulang oleh untuk pengembangan ibukota Kabupaten Tangerang. Sebagai informasi, Ruko tempat ibadah HKBP Tigaraksa saat lokasinya bersebelahan dengan Kompleks Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang dan Polresta Tangerang.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, HKBP Tigaraksa Kota merencanakan untuk tahap pertama membeli sebidang tanah sebagai pertapakan gereja nantinya. Biaya yang dibutuhkan untuk pembelian lahan tersebut berkisar Rp. 800.000.000 (Delapan ratus juta rupiah). Sementara itu, upaya internal jemaat HKBP Tigaraksa untuk mengumpulkan dana tersebut telah dilakukan melalui Janji Iman, Gerakan 1 M2 dan proposal dan sudah terkumpul sekitar Rp. 275.000.000 (Dua ratus tujuh puluh lima juta rupiah). Sehingga kekurangan dana sekitar Rp. 525.000.000 (lima ratus dupuluh lima juta ) lagi diharapkan bisa tercapai melalui Pesta Pembangunan dan Penggalangan dana ini”, papar Santun M Siregar.

Selanjutnya mewakili undangan, Leo RT Panjaitan, SH, MH (mantan Kajati Papua) menyampaikan kata sambutan. Dalam sambutannya Leo berbagi pengalaman tentang suka dukanya mengurus pembangunan gereja, mulai dari perencanaan, penggalangan dana, perijinan dan pembangunan fisik. Oleh karena itu beliau berpesan kepada segenap panitia supaya bekerja keras dan bersatu hati bersama-sama dengan parhalado dan jemaat serta senantiasa memohon bimbingan kepada Tuhan.

Pada kesempatan itu, Leo RT Panjaitan menyampaikan bahwa beliau sudah menghubungi beberapa donator dan sudah ada yang menjanjikan untuk menyumbangkan batu bata dan semen, “Jika HKBP Tigaraksa telah memulai pembangunan fisik gereja nantinya, saya sudah mendapatkan donatur yang bersedia menyumbang seluruh batu bata dan donatur lainnya juga telah berjanji menyumbang 100 sak semen, nanti panitia bisa menghubungi saya”, demikian Leo Panjaitan.  Hal tersebut disambut dengan tepuk tangan dari jemaat.

Kemudian Praeses HKBP Distrik XXI Banten ketika memberikan arahan dan bimbingannya menghimbau kepada seluruh jemaat dan undangan untuk berpartisipasi membantu HKBP Tigaraksa Kota. “HKBP adalah satu, sehingga kita wajib saling membantu satu sama lain, kita datang disini bukan hanya untuk makan dan mendengar hiburan, tetapi untuk membantu penggalangan dana HKBP Tigaraksa Kota” ajak Pdt. Patar S Napitupulu, MMin.

Acara dilanjutkan dengan lelang dan hiburan yang menampilkan artis batak S’tak brothers, Marthin Manurung, Arvipi Rychida Pasaribu, dll. Juga ditampilkan lelang koor oleh PS. Estomihi Jatiwaringin dan PS Jerikho HKBP Perumnas Tangerang. Lelang koor PS. Estomihi yang dipimpin secara atraktif oleh Op. Orihon Pardede mampu menggerakkan  hati jemaat dan undangan untuk menyumbang. Demikian juga penampilan PS. Jerikho yang memperdengarkan Paduan suara yang sangat indah (oleh Praeses disebut sebagai paduan suara terbaik di Distrik XXI Banten) saat ini.

Acara juga diselingi dengan Door Price dan lelang gotong royong. Lelang gotong royong dimenangkan oleh Kel. Aruan / br. Tambunan, St. D. Aruan / br. Pangaribuan (HKBP Perumnas Tangerang), Sidabutar (Serpong) dan Robert Gultom (Adyasa).

 Selain Leo RT Panjaitan, SH.MH & Ibu dan Marthin Manurung, para undangan yang hadir antara lain : Aldentua Siringo-ringo, SH & ibu, Suhunan (Sordam) Situmorang, SH & Ibu, Ny. D. Siagian- br. Aruan, RV. Pasarbu & Ibu, Pdt. Hicler Sitorus & Ibu, Pdt. Kadir Manullang, St. Sihar Lumbangaol, SE. MEc dan St. REH Gultom (mewakili parhalado resort), Diana br. Napitupulu, dll.

Acara berakhir Pkl. 16.00 wib dan ditutup dengan doa oleh Pdt. Resort HKBP Perumnas Tangerang. Usai acara, Pdt. Bintang Siregar, STh selaku uluan huria HKBP Tigaraksa Kota menyampaikan bahwa hasil Pesta Pembangunan tersebut belum mencapai target yang diharapkan untuk pembelian  sebidang tanah pertapakan gereja, oleh karena itu Pdt. Bintang, lewat media ini masih mengharapkan  bantuan doa dan donasi dari pihak-pihak yang berkenan membantu yang ditujukan kepada : Panitia Pembangunan HKBP Tigaraksa, Perum Tigaraksa Blok AN 36 No. 26 Perum PWS Tigaraksa, Tangerang. No Rekening : Bank Mandiri No. 1550003303438, a.n. Santun M Siregar. Konfirmasi kepada Pdt. Bintang Siregar (Hp. 081314534423).

(utm/28/07/13)

Sumber : http://hkbp.or.id/pesta-pembangunan-hkbp-tigaraksa-ress-perumnas-tangerang/

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *