Pesta Pembangunan HKBP Pardomuan Ressort Medan Selatan

Ribuan jemaat; Naposobulung, Anak Sekolah Minggu, dan para undangan menghadiri pesta Pembangunan Gedung Sekolah Minggu HKBP Pardomuan Ressort Medan Selatan di Jalan Bahagia yang diadakan pada hari Minggu 26 Mei 2013.
Acara dimulai dengan peletakan batu pertama gedung sekolah minggu, kemudian dilanjutkan dengan Kebaktian Pesta Pembangunan HKBP Pardomuan.

Sekretaris Jenderal HKBP Pendeta Mori Sihombing MTh dalam khotbahnya yang dikutip dari Yohanes 16:12-15 menekankan agar jemaat HKBP memberikan yang terbaik bagi Tuhan khususnya kepada anak sekolah minggu yang merupakan generasi penerus HKBP.

“Apa yang terjadi esok, lusa ataupun masa depan tidak satu orang pun ada yang tahu. Tetapi orang Kristen dia tetap percaya bahwa masa depan akan dapat dilaluinya dengan pertolongan Tuhan. Tiga tahun lagi HKBP Pardomuan genarp berusia 50 tahun. Dengan usia gereja saat ini, tentu banyak mengalami perubahan dan lebih matang baik dalam berpikir terlebih dalam iman. Hal ini terlihat dengan peletakan batu pertama gedung sekolah minggu saat ini. Saya yakin pendidikan kekristenan dari anak anak sekolah minggu, remaja dan naposobulung HKBP Pardomuan ini akan memiliki kualitas yang baik ” papar Pdt Mori.

“Seperti nama gereja pardomuan yang memiliki arti bertemu sehingga timbul aspirasi, suka cita, semangat, maka gereja HKBP Pardomuan tetap setia memuliakan Tuhan selamanya” , tutur Pdt Mori.

Pdt. Henry Banuarea, STh selaku pendeta ressort HKBP Pardomuan mengucapkan terima kasih kepada jemaat dan panitia yang bersatu dan bekerja keras hingga terlaksananya pesta pembangunan ini dengan baik. Ketua Umum AKBP W Panjaitan SH juga mengucapkan terima kasih atas dukungan jemaat dan undangan atas pelaksanaan pesta pembangunan ini.

Acara tersebut juga dihadiri Dr Ir Nurdin Tampubolon (anggota DPR RI yang juga Ketua Yayasan Universitas HKBP Nommensen), Anggota DPRD Medan Ir Parlaungan Simangunsong dan Golfrid Lubis, Marihot Tampubolon (Mewakili PLT Walikota Medan), Aman Situngkir SE (Staff ahli Yayasan Universitas HKBP Nommensen) dan undangan lainnya. (dedi)