Penandatanganan MoU antara HKBP dengan Kementerian Kehutanan RI

Jakarta, 11 Desember 2013

Ephorus HKBP dan Menteri Kehutanan RI memimpin kegiatan penandatanganan MoU antara HKBP dengan Kementerian Kehutanan

Upaya HKBP untuk berdamai dengan alam melalui pelestarian lingkungan hidup semakin ditunjukkan secara serius dengan penandatanganan Memorandum of Understanding antara Huria Kristen Batak Protestan dengan Kementerian Kehutanan RI yang dilakukan pada hari Rabu, 11 Desember 2013 di Ruang Rapat Utama, Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Kehutanan RI, Jakarta. Pada kesempatan itu, hadir Ephorus HKBP, Pdt. Willtem T.P. Simarmata, MA; Sekjen HKBP, Pdt. Mori A.P. Sihombing, M.Th.; Praeses HKBP Distrik DKI Jakarta, Praeses HKBP Distrik Banten, Praeses HKBP Distrik Bekasi dan Praeses HKBP Distrik Deboskab. Selain itu, hadir pula para pelayan HKBP yang melayani di HKBP Distrik DKI Jakarta, Ketua dan anggota Komisi Pelayanan Strategis HKBP, serta Ketua Balitbang HKBP. Sementara itu, Menteri Kehutanan RI, Dr. Zulkifli Hasan, SE., MM didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan berserta seluruh staf.

Ephorus HKBP dan Menteri Kehutanan menandatangani MoU

Dalam sambutannya, Ephorus mengutarakan bahwa secara teologis, bumi bukan hanya untuk dihuni, bumi bukan hanya untuk menghasilkan sesuatu bagi manusia, tetapi bumi juga harus dirawat. Karena itu, gereja memiliki tanggung jawab untuk merawat bumi. “Merawat alam merupakan panggilan Tuhan bagi umat manusia agar kehidupan manusia menjadi lebih baik”, demikian Ephorus. Karena itu, Ephorus menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan implementasi dari Visi HKBP: HKBP menjadi Berkat Bagi Dunia. Pada kesempatan itu pula, Ephorus mengundang Menteri Kehutanan untuk hadir pada Open House HKBP yang akan dilakukan pada 4 Januari 2014 di Pearaja Tarutung dan disambutan baik oleh Menteri Kehutanan. Ephorus menjelaskan pada saat Open House tersebut akan dilakukan penanaman pohon oleh Ephorus dan Menteri Kehutanan, serta penyerahan bibit pohon dari Kementerian Kehutanan kepada HKBP dan diteruskan kepada distrik-distrik yang ada di HKBP.

Ephorus dan Menteri Kehutanan berjabat tangan setelah penandatanganan MoU

Sementara itu, Menteri Kehutanan sangat mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan Ephorus HKBP dalam melestarikan lingkungan hidup. “Saya mendengar, Ephorus selalu melakukan penanaman pohon”, ungkap Bapak Menteri yang akrab dengan orang Batak ini. Berdasarkan pengalamannya saat berlibur di daerah Danau Toba pada 1974, beliau mengungkapkan bahwa daerah Toba masih hijau karena pohonnya terpelihara.

Menurut Bapak Menteri Kehutanan, sejak 2009 Kementerian Kehutanan memiliki dua program penting dalam upaya pelestarian lingkungan, yaitu: pertama, tidak mengeluarkan ijin untuk perambahan hutan. Karena itu, Kementerian Kehutanan menggalakkan penanaman pohon dan diharapkan tahun 2014 bisa mencapai 2 Milyar pohon yang ditanam. Kedua,  mengatasi konflik lahan yang sangat marak saat ini. Untuk mengatasi persoalan ini, Kementerian Kehutanan memberikan lahan kepada warga masyarakat untuk ditanami. Menurutnya, pohon bisa memiliki nilai ekonomi yang luar biasa, bahkan bila setiap warga masyarakat menanam pohon, maka tidak akan ada lagi yang miskin di Indonesia, demikain ungkap Menteri Kehutanan. Beliau membandingkan dengan negara Swedia yang tidak seluas Indonesia, tetapi memiliki penghasilan dari hutan melampaui APBN Indonesia.

Ephorus dan Menteri diwawancarai oleh stasiun televisi nasional, TVRI

Setelah melakukan penandatanganan MoU tersebut, Ephorus HKBP melakukan rapat koordinasi dengan Komisi Pelayanan Strategis HKBP di Hotel Batavia yang terletak di Kota Tua Jakarta yang merupakan ikon pariwisata kota Jakarta. Dalam rapat ini, Ephorus menegaskan agar Komisi Pelayanan Strategis HKBP segera mengimplementasikan Memorandum of Understanding tersebut, khususnya untuk kegiatan penanaman pohon yang akan dilakukan pada Open House HKBP (Syukuran Awal Tahun) 2014. Ephorus juga menerima laporan dari Komisi Pelayanan Strategis HKBP tentang berbagai program yang akan dilaksanakan, baik bidang pariwisata, lingkungan hidup, dan pemberdayaan ekonomi warga masyarakat. (Pdt. Mangasa Lumbantobing, M.Th)

MoU yang telah ditandatangani

Ephorus memimpin rapat koordinasi dengan Komisi Pelayanan Strategis sesaat setelah penandatanganan MoU. Ephorus didampingi Praeses HKBP Distrik DKI Jakarta dan Praeses HKBP Distrik Banten.

Ephorus HKBP, Sekretaris Jenderal HKBP beserta Menteri berfoto bersama dengan seluruh pendeta dan tokoh yang hadir

Sumber : http://hkbp.or.id/penandatanganan-mou-antara-hkbp-dengan-kementerian-kehutanan-ri/

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *