HKBP AMBARITA MERAYAKAN PESTA JUBILEUM 100 TAHUN

Minggu, 15 September 2013 gereja HKBP Ambarita Ressort Ambarita Distrik VII Samosir yang dilayani oleh Pdt. Rikson nainggolan, S.Th melangsungkan acara pesta puncak perayaan Jubileum 100 Tahun yang dipimpin oleh Ompui Ephorus HKBP Pdt.Willem T.P. Simarmata, MA dan Praeses Samosir Pdt. Debora Sinaga, M.Th sebagai liturgist. Dua hari sebelum acara puncak dilangsungkan HKBP Ambarita juga telah melangsungkan kegiatan pembinaan kepada para pelajar tingkat SLTP-SMA yang di prakarsai oleh anak rantau dari huria tersebut dan juga melakukan pengumpulan dana untuk biaya pembangunan gedung gereja yang baru melalui berbagai macam kegiatan.

Sejarah ringkas berdirinya HKBP Ambarita adalah, pada tahun 1911 datanglah pemberita injil yang pertama ke Ambarita yaitu Ev. Kleopas Lumbantobing untuk menyampaikan berita firman Tuhan kepada masyarakat sekitar dengan mengajarkan mereka nyanyian yang berjudul “Martutu Anduhur tabu dan Sai ro ma tu bara Betlehem on”. Selain mereka diajarkan bernyanyi mereka juga diajarkan membaca dan banyak hal tentang pendidikan hingga pada akhirnya didirikan sekolah. Kemudian tahun 1913 berdirilah sekolah di Ambarita tepatnya pada waktu itu hari onan. Seiring berjalannya waktu, tugas misi dari Ev. Kleopas dialnjutkan oleh Tn. L. Bregen Stort, Ev. Carelse, Reitsche dan Pdt. Justin Sihombing. Tn. Bregen sangatlah rajin mendekati para raja huta dan jemaat, sehingga dengan kedekatannya ia mampu membujuk agar raja yang bertempat tinggal di lokasi gereja Ambarita saat ini untuk pindah ke tempat yang lain sehingga Tn. Bregen dapat mendirikan pargodungan disana, itulah yang membuat lokasi letaknya gereja Ambarita ini sangat luas. Pada tahun 1914 didirikanlah rumah huria yang mana kayunya terlebih dahulu dikerjakan di laguboti dan tahun 1915 dilakukanlah pembabtisan pertama yaitu pada tanggal 15 November 1915 sebanyak 65 orang. Kemudian gereja HKBP Ambarita MBO pada tahun 1922 di bulan oktober dengan jumlah jemaat pada saat itu sebanyak 195 orang. Kemudian pelayanan missionaris tersebut dilanjutkan oleh Pdt. Justin Sihombing pada tahun 1923-1927.

 Dalam khotbahnya, Ompui Ephorus HKBP menyampaikan bahwa Firman Tuhan membawa kita kearah yang lebih baik, kearah yang lebih cemerlang dan meninggalkan kelatarbelakangan. Melalui firman Tuhan setiap manusia melewati 2 tahapan yaitu, kehidupan sebelum menerima kehadiran Kristus dan sesudah menerima kehadiran Kristus ada hidup yang baru. Meninggalkan kegelapan adalah tugas kita setelah para missionaris datang. Kasih Kristus dan firman Tuhan lah yang membebaskan kita di dunia ini serta membawa kita kepada tingkat kemajuan. Sebab kasih Kristus lebih besar dari dosa kita semua, tetapi kita harus berjanji kepada Tuhan bahwa kita tidak akan mengulanginya lagi. Berjubileum adalah berjiwa yang baru, oleh karena itu jadilah umat Kristen yang kokoh dan tidak gampang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa roh jahat. Walaupun semakin berat beban yang kita pikul di dunia ini tetapi iman kita hendaknya teguh kepada Tuhan. Di jaman sekarang, orangtua juga harus bijak dalam membina anak dan harus menjadi teladan. Itulah sebabnya setiap manusia harus memiliki pengharapan di dalam iman. “Dang sundat ro tu Debatam alani dosam” tukas Ompui Ephorus.

Setelah kebaktian selesai, acara dilanjutkan dengan kata sambutan dan makan bersama. Dalam acara juga turut hadir Bupati Samosir, para tokoh samosir, anak rantau dan juga keluarga dari missionaris Carelse yang datang dari Belanda. Keluarga Carelse sangat bangga menghadiri acara pesta Jubileum ini, mereka mengatakan bahwa hingga saat ini mereka masih menyimpan foto kenangan ayah mereka ketika melakukan tugas missi di Ambarita. Keluarga Carelse juga melantunkan sebuah lagu pujian  di depan para jemaat yang hadir dan memberikan sumbangan kepada gereja HKBP Ambarita. Setelah itu, Panitia melalui Ompui Ephorus memberikan penghargaan kepada para pelayan yang full time yang pernah berbakti dan melayani di gereja Ambarita. Terkhusus Ompui Ephorus juga menyematkan ulos penghargaan kepada keluarga dari missionaris Carelse. Acara berlangsung dengan sukacita dan penuh kedamaian hingga acara diakhiri dengan doa. Selamat kepada HKBP Ambarita, Tuhan Yesus Memberkati. Horas!!!   (Jona)

Sumber : http://hkbp.or.id/hkbp-ambarita-merayakan-pesta-jubileum-100-tahun/

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *