EPHORUS HKBP: “UNIV. HKBP NOMMENSEN HARUS MENJADI BERKAT”

Medan, 19 Desember 2013

Perayaan Natal Keluarga Besar Yayasan dan Universitas HKBP Nommensen (UHN) yang diadakan pada 19 Desember 2013 berlangsung secara hikmat. Natal yang diadakan di Gereja HKBP Sudirman Medan ini mengambil Tema: “Diberkati supaya menjadi berkat”. Natal yang dipimpin oleh Ompui Ephorus HKBP Pdt W.T.P. Simarmata, MA sebagai pengkhotbah.

Paduan Suara Concordia saat melantunkan Kidung Pujian

Dalam khotbah perenungan yang disampaikan oleh Ephorus HKBP mengajak semua pihak di lingkungan UHN agar bisa berguna bagi orang lain sebagai wujud dari Tema Natal. Mewujudkan “menjadi berkat” dapat melihat sosok Nelson Mandela yang menjadi salah satu contoh yang berguna bagi orang lain, bahkan bagi hampir seluruh umat didunia. Seorang Nelson Mandela ternyata seorang pengampun dan pendamai. Mandela menjadi berkat, dengan menghargai semua orang tanpa pembedaan berjuang untuk keadilan.

Paduan Suara Fakultas Ekonomi saat melantunkan kidung pujian

UHN dengan motto Pro Deo et Patria harus berupaya mewujudkan menjadi berkat bagi sekitar, bagi Negara dan bagi Tuhan. Membangun Indonesia dari Sumatera Utara yang menjadi semboyan UHN merupakan satu tanggung jawab besar yang diemban lewat pengajaran-pengajaran yang diberikan, sehingga kelak mahasiswa yang dihasilkan adalah manusia yang berkemampuan dan berkompeten. UHN harus mampu mendidik dan menjadikan manusia seperti seorang Mandela yang kokoh dan gigih sekalipun ditengah keterpurukan.

Penyalaan Lilin Natal Oleh Ephorus HKBP

Saat ini investasi terbesar adalah pendidikan generasi muda, yang kelak akan melanjutkan estafet negara ini. Disinilah peran pendidikan, terlebih UHN sebagai Lembaga Pendidikan yang mengusung nama Gereja (HKBP), selain berkemampuan dan berkompeten, juga memiliki iman. Sebagai orang percaya, Iman bukanlah kata benda, melainkan kata kerja yaitu ada aksi, berprilaku, berinteraksi kepada sesama dan dekat dengan realitas kehidupan sosial sehari-hari. Iman yang aktif adalah perilaku membuka diri serta tidak mencuci tangan atas persoalan disekitar, bahkan harus proaktif.

Ephorus HKBP Pdt. W.T.P. Simarmata, MA menyampaikan Khotbah

Ephorus juga menambahkan, Apabila seseorang melihat satu kejahatan tanpa mengatakan apa-apa, maka dia juga adalah seorang penjahat. Menjadi berkat tentunya harus menjauhi hal yang jahat. Yesuslah teladannya yang tidak pernah mentolelir kejahatan apapun. Dijaman sekarang kejahatan sudah semakin modern, kejahatan terselubung semakin merajalela seperti kejahatan administrasi, kejahatan keuangan. Bagaimanakah UHN mampu melawan kejahatan supaya menjadi berkat bagi sekitarnya, ini adalah tanggungjawab yang diembannya.

Perayaan Natal UHN ini dihadiri oleh Pengurus Yayasan, Rektorat, Dekanat, Dosen, Staff, Pegawai dan Mahasiswa/i yang memenuhi gedung Gereja HKBP Sudirman Medan. Natal ini juga menampilkan bakat kreatifitas mahasiswa/i UHN melalui Koor yang dibawakan oleh Paduan Suara Concordia, Paduan Suara Fakultas Ekonomi serta Kidung Pujian yang diciptakan sendiri oleh seorang mahasiswa dari Fakultas Pertanian. (JMT/jona)

Sumber : http://hkbp.or.id/ephorus-hkbp-univ-hkbp-nommensen-harus-menjadi-berkat/

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *