Distrik XXVI Labuhan Batu melaksanakan Rapat Pendeta Distrik

 

Ephorus HKBP Pdt. W.T.P. Simarmata, MA yang juga menjabat sebagai Ketua Rapat Pendeta (KRP) HKBP membuka Rapat Pendeta HKBP Distrik XXVI Labuhan Batu di Gedung Sekolah Minggu HKBP Rantau Parapat pada tanggal 29 Agustus 2013. Acara pembukaan rapat tersebut diawali dengan ibadah kebaktian yang dipimpin oleh Pdt. Doli Gultom, S.Th sebagai Liturgist dan Pdt. Jefrin Sipahutar, S.Th sebagai Pengkhotbah. Dalam kegiatan tersebut, KRP HKBP yang juga menjabat sebagai Ephorus menyampaikan, HKBP dalam menjadi berkat bagi dunia bukan hanya sebatas pembahasan telah dilakukan atau tidak, tetapi hendaknya sudah memikirkan strategi untuk mencapainya. Sejak dari lahirnya HKBP sudah menjadi berkat untuk orang Batak secara khusus dan Indonesia secara umum. HKBP telah berperan penting dalam mengentaskan kemiskinan, membongkar belengu kebodohan dan pioner emansipasi wanita. Dan di era sekarang HKBP sudah harus memiliki strategi baru dalam pelayanannya agar kebutuhan jemaat dapat terjawab secara baik. Demikian disampaikan oleh Pdt. W.T.P. Simarmata, MA dalam pembukaannya.
Lebih lanjut, Rapat Pendeta HKBP Distrik XXVI Labuhan Batu diharapkan lebih mengarah kepada substansi kebutuhan disaat ini. Pelayanan yang tradisional harus diperbaharui guna menjawab tantangan yang akan dihadapi kedepan. HKBP telah merayakan Jubileum yang ke 150 tahun, maka yang dipersiapkan adalah bagaimana nantinya HKBP pada saat perayaan Jubileum 200 tahun. Generasi muda yang sekarang menjadi jawabannya, apakah ia akan menjunjung tinggi nilai kekristenannya atau akankah dia ditelan zaman itu sendiri. Tentunya HKBP mesti membangun strategi dalam menanamkan pondasi iman yang kuat dan kokoh bagi generasi muda.
Rapat Pendeta  perlu dilaksanakan 1 x dalam 2 tahun sebagai wadah untuk  menggumuli dan menetapkan posisi teologis gereja dalam menjawab berbagai tantangan zaman secara aktual dan relevan. Rapat Pendeta memiliki wewenang membicarakan teologi, liturgi, RPP, dan tentunya menyangkut kependetaan dan tohonan lainnya serta hubungan Gereja dengan masyarakat. Dalam kaitan inilah penting mengaktifkan Komisi Teologi, Komisi Liturgi, Komisi RPP dan Tim Konfessi. Teologi Kontemporer dapat diratifikasi apabila ada Rapat Pendeta segera setelah Komisi Iman dan Aturan DGD bersidang. Sikap Theologis HKBP akan tegas untuk hal-hal tertentu seperti Demokrasi, Pemanasan global, Kloning, Lingkungan hidup, Perkawinan sejenis, Hubungan gereja dan negara, sikap gereja terhadap kemajemukan bangsa dll, dengan mendistribusikan hasil Komisi Teologi tersebut kepada para pelayan tetap HKBP.  Pada 2012-2016  Komisi Theologi, Tim Konfessi dan Tim Liturgi akan diberdayakan dan difungsikan.  Ke depan Ketua Rapat Pendeta mestinya bukan hanya memimpin Rapat Pendeta tetapi juga memimpin:
  1. Komisi Teologi:  Sub Komisi Aturan Peraturan, Sub Komisi Liturgi, Sub Komisi Konfessi,  dan Sub Komisi RPP.
  2. Komisi Hubungan Gereja dan Masyarakat: Komisi hubungan gereja dan masyarakat bertugas memberi pokok-pokok pikiran kepada Ephorus agar HKBP lebih mampu memposisikan diri hadir sebagai garam dan terang dunia di tengah bangsa yang majemuk dan masih miskin. Karena hubungan dengan umat beragama lainnya di NKRI harus tetap terjalin rukun, kehadiran HKBP pun dalam gerakan Oikumenis harus tetap terjamin. Pendeta HKBP harus memiliki hubungan Oikumenis yang baik dan dikenal oleh gereja-gereja lainnya.
  3. Dewan Kehormatan Partohonan: Bertugas membantu Ephorus menangani secara khusus persoalan-persoalan moral dan pelanggaran kode etik partohonan (Poda Tohonan). Ini sangat penting karena posisi partohonan sebagai gembala dan publik figur bagi seluruh jemaat dan masyarakat luas.

Untuk itulah diharapkan Rapat Pendeta Distrik XXVI Labuhan Batu bisa melahirkan pemikiran-pemikiran maupun usul untuk dibawa ke Rapat Pendeta Hatopan yang diadakan pada Oktober mendatang. Rapat Pendeta ini janganlah hanya untuk sekedar memilih KRP HKBP yang baru saja. Demikian ujar Pdt. W.T.P. Simarmata, MA.

 

Sumber : http://hkbp.or.id/distrik-xxvi-labuhan-batu-melaksanakan-rapat-pendeta-distrik/

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *