AUDIENSI HKBP yang kedua KE kantor BUPATI TAPANULI UTARA

Tarutung, 13/9

Pada hari ini pimpinan HKBP melalui Sekretaris Jenderal HKBP Pdt. Mori Sihombing, M.Th dan Kepala Departemen Marturia Pdt. Marolop Sinaga, M.Th beserta rombongan dari Kantor Pusat HKBP melakukan audiensi atau kunjungan kehormatan ke Bupati Tapanuli Utara Bapak Torang Lumbantobing. Ada beberapa hal yang dibahas dalam audiensi ini, a.l. berturut-turut: politik terkait Pilkada yang sebentar lagi dilaksanakan serta peran gereja dan warga gereja di dalamnya, Rapat Pendeta HKBP yang akan diadakan sebentar lagi, dan informasi mengenai jadwal penerbangan baru Silangit-Jakarta.

Sudah sewajarnya jika ada kunjungan kehormatan dibuka terlebih dahulu oleh seorang protokol (yang bertugas mengatur jalannya pembicaraan). Namun, hal demikian tidak terjadi dalam kesempatan kali ini. Hal ini menandakan bahwa hubungan antara pemerintah setempat dengan HKBP sudah terjalin akrab, artinya tidak ada lagi sekat-sekat yang membatasi jalinan silahturahmi di antara keduanya, yang memiliki kesamaan melayani (marhobas) ke masyarakat.

Pada pembicaraan pembuka, Bupati Tapanuli Utara mendeskripsikan keadaan politik di Tapanuli Utara mendekati masa Pilkada ini. Dalam penjelasannya, menyadarkan para bakal calon pemimpin dan masyarakat tentang berpolitik yang dewasa dan cerdas. Penekanan Bupati Taput ini mengarah, minimal, kepada para balon Bupati & Wkl.Bupati yang merupakan jemaat HKBP. Bupati menghimbau supaya gereja berperan aktif melakukan pencegahan kepada para balon pemimpin yang hendak mempratekkan kecurangan, dengan cara memberikan penerangan tentang berpolitik yang dewasa dan cerdas. Salah satu cara untuk mengoptimalkan peran gereja, menurut Bupati, sudah mulai dilakukan pada periode lalu yaitu melakukan ibadah untuk mendoakan Bupati & Wkl.Bupati terpilih sebelum pelantikan dilakukan, di hari yang sama. Hal ini sama-sama diyakini sebagai doa pemberangkatan Bupati & wkl.Bupati terpilih untuk memimpin daerah Taput selama masa baktinya.

Hal senada juga dikatakan oleh salah satu staff khusus Bupati yang mengharapkan supaya gereja mendukung demokrasi politik di Taput ini. Hal ini sesuai dengan penjelasan bapak Bupati di salah satu media massa, di mana ada pihak luar yang ikut campur bahkan memperkeruh suasana Pilkada ini. Oleh karenanya, diharapkan kesediaan HKBP sebagai gereja terbesar di Taput ini untuk ikut mencegah hal demikian, manakala pihak luar tersebut adalah bagian dari jemaat HKBP.

Sekretaris Jenderal HKBP merespon harapan bapak Bupati dengan mengatakan bahwa HKBP sebagai gereja bersikap netral, tidak mendukung salah satu, melainkan semua didukung. Masa depan Taput ditentukan oleh nuansa pemilihan yang dilakukan oleh masyarakat. Tentunya gereja akan selalu menekankan proses Pilkada ini sebagai ajang masyarakat untuk memilih dengan bebas pilihan mana yang sesuai dengan hati nurani mereka. Begitu juga kepada para balon, bahwasanya gereja bertanggung jawab untuk memberikan arahan-arahan kepada mereka tentang arti melayani dan berpolitik secara dewasa. Namun, perhatian Sekjen kembali kepada sistem yang membentuk pola pemilihan dan jalannya pemerintah, diharapkan agar sistem-sistem yang tidak merujuk kepada hal yang berbau pelayanan kepada masyarakat lebih baik diubah karena akan merugikan masyarakat Taput dengan sendirinya.

Selain itu, Sekjen mengutarakan agenda HKBP terdekat yaitu Rapat Pendeta HKBP. Sekjen menegaskan bahwasanya Rapat Pendeta HKBP selalu diadakan di Tarutung ini (Seminarium Sipoholon), artinya ada kesempatan para pendeta HKBP (1700-an pendeta) untuk pulang kembali ke bonapasogit mereka. Tentunya ini secara ekonomi juga bisa menjadi pemasukan daerah yang rutin. Namun, pernah didiskusikan antara pihak pimpinan HKBP dengan Bupati mengenai jembatan ke arah Seminarium yang rusak. Pihak pemerintah telah menyediakan Jembatan Darurat (yang letaknya tidak jauh dari jembatan Seminarium). Akan tetapi, agak rawan jika Rapat Pendeta tetap diadakan di Seminarium Sipoholon. Oleh karena itu, kami sepakat bahwa Rapat Pendeta HKBP diadakan di Pematangsiantar.

Pemberitahuan ini tidak serta-merta memperkuat adanya isu bahwa Kantor Pusat untuk berpindah tempat. Sekjen dengan tegas mengatakan bahwa tidak ada sedikitpun terlintas di benak atau pikiran pimpinan HKBP untuk memindahkan Kantor Pusat. Silindung ini merupakan tanah emas dan Jerusalem bagi umat Kristen di Tanah Batak. Siatas Barita adalah saksi hidup tempat Roh Tuhan mengutus I.L Nommensen memberitakan Firman Tuhan kepada masyarakat Batak. Oleh karenanya, momen Rapat Pendeta di Pematangsiantar nantinya tidaklah benar dikatakan sebagai penguat isu tersebut dan Sekjen sekali lagi menepis hal tersebut dengan sangat telak. Rapat Pendeta ini mendapat dukungan dari Bupati Taput.

Pada akhir pembicaraan, Bupati memberitahukan bahwa rencana pengadaan penerbangan dari Silangit tujuan Jakarta telah direalisasikan agar kita yang memiliki kepentingan mobilitas tinggi tidak lagi kesusahan menuju Kualanamu untuk melakukan penerbangan. Bupati secara khusus telah menuliskan surat pemberitahuan kepada HKBP mengenai hal ini agar dapat digunakan. Jadwal penerbangan tersedia pada hari Rabu, Jum’at, dan Minggu.

Sebelum mengakhiri kunjungan kehormatan ini, Kepala Departemen HKBP menutup pertemuan ini di dalam doa. Ada pun rombongan yang mendampingi Sekjen,inang Sekjen dan Kadep Marturia adalah Praeses Distrik II Silindung Pdt. Kardi Simanjuntak, M.Min., KaBiro Jemaat Pdt. Ir. Thomson Sinaga, S.Th, M.M., KaBiro Personalia Pdt. Parinsan Simanungkalit, S.Th., KaBiro Perempuan Pdt. Santawaty Sirait, M.Th., KaBiro Sekolah Minggu, Remaja, & Pemuda Pdt. Rajin Ramli Siahaan, S.Th., KaBiro Outreach Pdt. Sarlen Lumbantobing, M.A., Direktur CUM Pdt. Jusden Sinaga, S.Th., KaBiro Ama & Lansia Pdt. Ramli Hutagaol, S.Th, WaKaBiro Sekolah Minggu, Remaja, & Pemuda Pdt. Linda Lumbantobing, M.Th, Pendeta Ressort HKBP Siualuompu Pdt. Sarma Siregar, S.Th, St. Prof. Jan Piter Sinaga, Cal.Pdt. Dedi Pardosi, S.Th. (dm /foto:Dedi Pardosi)

Sumber : http://hkbp.or.id/audiensi-hkbp-yang-kedua-ke-kantor-bupati-tapanuli-utara/

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *